Setiap manusia pasti pernah merasa dadanya sempit — pikiran penuh, hati gundah, dan masalah datang bertubi-tubi. Buku Rasa Tenang & Bahagia! mengajak pembaca menemukan kembali resep lama yang terlupakan: bahwa ruh, sebagaimana jasad, memiliki kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, yaitu keimanan, zikir, dan doa.
Melalui penjelasan yang hangat dan mudah dicerna, buku ini menguraikan kedudukan zikir dan doa berdasarkan dalil Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih, menghadirkan kisah teladan Julaibib radhiyallahu ‘anhu yang bertubuh kecil namun berjiwa besar, serta menyingkap bagaimana rakyat Gaza mampu tetap tersenyum di tengah kehilangan karena ruh mereka dipenuhi keimanan.
Bagian inti buku ini menghadirkan empat untaian zikir dan doa pilihan yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam khusus untuk saat-saat kesusahan dan kesedihan — lengkap dengan lafaz Arab, transliterasi, terjemahan, dan penjelasan makna — sehingga pembaca dapat langsung menghafal dan mengamalkannya.
Ditutup dengan bab adab berzikir dan berdoa, peringatan bagi yang berpaling darinya, serta sesi tanya jawab dan daftar rujukan dari kitab-kitab hadits utama, buku ini menjadi panduan ringkas namun padat bagi siapa saja yang merindukan ketenangan hati dan kedekatan dengan Allah subhanahu wa ta’ala.
| “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d: 28) |















