Jauh sebelum cahaya kenabian menyinari jazirah Arab, kota Mekkah telah melalui perjalanan panjang penuh gejolak: perebutan kekuasaan, kehilangan sumber air suci selama lima abad, hingga mimpi-mimpi yang mengantarkan pada mukjizat. Buku ini mengajak pembaca menyusuri babak demi babak sejarah tersebut — dari Qushay bin Kilab yang merebut kembali tahta Mekkah untuk keturunan Nabi Ismail ‘alaihissalam, kisah unik jual-beli Darun Nadwah, mimpi suci Abdul Muthalib yang berujung pada ditemukannya kembali sumur Zamzam, nazar penyembelihan sepuluh anak yang menyelamatkan nyawa Abdullah — ayahanda Nabi, hingga pernikahan Abdullah dengan Aminah yang melahirkan cahaya bagi semesta alam.
Pembaca juga akan diajak menyelami masa kecil Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam: tanda-tanda ajaib saat kelahirannya, keberkahan luar biasa yang menyertai keluarga Halimah As-Sa’diyah, peristiwa pembelahan dada yang menggetarkan, kehilangan ibunda di usia enam tahun, didikan kepemimpinan dari sang kakek Abdul Muthalib, pertemuan dengan Pendeta Bahirah di Negeri Syam, hingga kesuksesan beliau sebagai pedagang jujur yang dijuluki Al-Amin.
Disusun dari kajian lisan menjadi bacaan yang runtut dan sistematis, buku ini dilengkapi kotak-kotak ringkasan, garis waktu, dan silsilah keturunan agar mudah dipahami oleh semua kalangan — baik pemula yang baru mengenal sirah, maupun pembaca yang ingin memperdalam kembali kisah hidup manusia paling mulia sepanjang zaman.














