Sebelum cahaya wahyu menerangi Gua Hira, ada perjalanan panjang yang telah Allah subhanahu wa ta’ala siapkan bagi hamba pilihan-Nya. Sirah Nabawiyah #5 mengajak pembaca menelusuri babak yang jarang diulas secara mendalam: bagaimana Allah menjaga kesucian Muhammad muda dari kemaksiatan yang lazim di tengah masyarakat Jahiliyah, bagaimana ia dibentuk menjadi pemuda yang jujur dan dipercaya hingga bergelar Al-Amin, dan bagaimana Allah mendidiknya menyelesaikan perkara-perkara besar — dari Perang Fijar, Hilful Fudhul, hingga perselisihan sengit perebutan kemuliaan meletakkan Hajar Aswad.
Buku ini juga mengupas tuntas kisah pernikahannya dengan Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha yang penuh keajaiban — mulai dari naungan awan di padang pasir hingga kesaksian seorang pendeta di negeri Syam — sekaligus meluruskan berbagai tuduhan orientalis seputar motif pernikahan beliau. Puncaknya, pembaca akan diajak merasakan kembali detik-detik paling menggetarkan dalam sejarah manusia: malam turunnya wahyu pertama di Gua Hira, kepanikan yang dialami Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ketenangan luar biasa yang diberikan Khadijah radhiyallahu ‘anha, hingga rangkaian wahyu yang menyusul dan menjadi fondasi risalah Islam.
Ditulis dengan bahasa yang mengalir dan dilengkapi kutipan ayat, hadits, serta catatan penjelas di setiap babnya, buku ini disusun agar dapat dinikmati oleh seluruh kalangan pembaca — dari pelajar hingga masyarakat umum — sebagai bekal mengenal lebih dekat pribadi manusia paling mulia sepanjang sejarah, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.













